Pada Malam Tanpa Bintang
21 Des 2011 Tinggalkan sebuah Komentar
in puisi
Seolah menginginkan kebenaran
Lewat pertanyaan demi pertanyaan yang mengusik…
Ada apa denganmu?
Sungguh, aku tahu ada sesuatu yang sepertinya membebani pikiranmu…
Sungguh, ada garis-garis kekecewaan
Ada tangis yang tak selesai
Ada marah yang tertahan
Jangan larut,
Pada sesuatu yang menyakitimu
Pada banyak hal yang menghalangimu
Jangan ikuti,
Sesuatu yang bukan kamu
Bukan dirimu yang kautahu, yang kaupahami
Jangan mau disesali
Jangan menyesali yang tak patut disesali ketika kamu sudah yakin mampu menjalani…
Jangan mau kalah dengan kepalsuan
Jangan menangis lagi untuk yang tak perlu kautangisi…
Jangan dengarkan kebusukan
Jangan hirup bebauan menyakitkan itu
Jangan lihat lagi…
Jangan menangis lagi,
Untuk sesuatu yang tak perlu kautangisi…
Lupakan
Segala hal yang memang perlu kaulupakan
Jangan biarkan mengisi ruang di hatimu
Lupakan segala prasangka itu
Lupakan…
Ingatkan…
Siapa dirimu…
bukan dengan ketakutan..
bukan dengan kemalangan…
Tapi dengan cinta-Nya
Bertahanlah
Seperti azzammu…
Bertahanlah…
Bertahanlah
Dan
Terus berusahalah…
Berjalanlah
Jangan menyerah…
— untuk sahabat,
Pada malam tanpa bintang —


Komentar Terakhir