berpikir · kehidupan · protes

BANJIR LAGI.. BANJIR LAGI…

Blog Entry    

Blog Entry
 

Beberapa hari lalu ketika saya baru saja pulang dari tempat klien, saya melihat posko-posko banjir. Wah, sudah ada persiapan menghadapi banjir. Yah, banjir akan datang lagi melanda Jakarta. Ritual tahunan yang menjadi momok bagi masyarakat Jakarta secara khusus.

 

Saat saya menulis ini, rintik hujan masih mengguyur, udara begitu dingin. Sangat kontras dengan cuaca beberapa hari lalu, panas yang menyengat. Sebelumnya, seorang teman di Bogor meng-sms saya, mengabarkan kalau tadi malam hingga subuh hujan terus di Bogor. Jakarta diminta bersiap-siap saja menerima banjir kiriman. Berita pagi pun sama, mengabarkan keadaan pintu air. Rumah mertua mbak saya yang di Grogol pun sudah terkena banjir.

 

Tadi pagi ibu bercerita, sewaktu masih tinggal di daerah rawan banjir di sebuah pemukiman kumuh di Jakarta pusat. Air masuk ke rumah hingga lutut orang dewasa. Kompor, kasur, apapun ikut mengambang di rumah kecil itu. bahkan, abang saya pernah hampir hanyut ketika banjir.

 

Banjir sepertinya sudah akrab dengan kami saat itu. Ketika banjir, segala aktivitas tetap berjalan, mengingat bapak saya mengajar privat anak muridnya diruang tamu yang digenangi air. Atau, cerita teman saya yang tetap menonton TV di tengah genangan air.

 

Banjir makin dekat saja keberadaanya di masyarakat. Walau banjir, masih tetap bisa beraktivitas seperti biasa. Banjir bagai tamu yang akan hadir dan kedatangannya sudah bisa diprediksi. Dia akan datang di akhir tahun hingga awal tahun berikutnya. Memberi kabar kalau dia akan memberikan kepanikan sesaat kemudian menjadi biasa. Yups, biasa hidup di tengah banjir, biasa mengungsi, biasa saja ketika seongok sampah mengmpul di pojok-pojok jalan, biasa saja kalau jalanan macet, biasa… biasa…


Tapi, masak iya kita mau terus-terusan mau menyambut banjir dengan segala pernak-perniknya.

foto: http://bataviase.files.wordpress.com/2007/02/03-banjir.jpg

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s