berpikir · terinspirasi

PAGAR


saya sedang berada di sebuah halaman…
saya tengah memperbaiki pagarnya

ada sedikit lumut yang mengotori pagar
saya bersihkan hingga bekasnya tak nampak…
ada sedikit karat yang saya amplas…
dan ada sedikit lowong di pagar yang saya berusah tutup rapat…

kenapa bagian ini bisa rusak dan bolong
atau bagian lain yang berkarat tampaknya harus diamplas

saya perhatikan baik-baik
hingga saya mengingat kejadian demi kejadian…

Hmm, tampaknya pagar saya kurang kuat
untuk mengendalikan berbagai terjangan dari alam

tampaknya pagar itu mesti saya cat
dan beberapa bagian benar-benar tidak bisa dipakai, harus saya ganti
tak guna lagi amplas, lap, air dan sikat…
saya ganti saja…

berhari-hari…
waktu terlewati,
saya masih terus memperbaiki pagar itu

kadang hujan, melunturkan catnya
kadang badai, menggoyahkan pagar itu

saya termangu di sudut pagar…
terdiam sesaat memerhatikan pagar itu makin rusak

ketika hari begitu cerah
saya bangkit pergi
meninggalkan pagar itu
tapi, tak lupa menuliskan
“DILARANG MELEWATI PAGAR INI”

saya melewatinya dengan perasaan kusut
hari ini harus saya ganti pagar itu

saya berjalan…
hingga menemukan sebuah tempat indah
“DI SINI DIJUAL PAGAR YANG KOKOH”

saya tersenyum..
“saya ingin membeli pagar yang kokoh” kata saya kepada seorang laki-laki berwajah ramah

“pagar yang mana yang kamu inginkan?” tanya dia

“saya ingin pagar yang kokoh, yang tetap kuat, walau diterjang badai, hujan, petri sekalipun…”jawab saya

“satu lagi, pagar itu tidak akan pernah rusak oleh karat, tidak bolong, tidak kena lumut…”
dia terdiam menatap saya

“saya memang menjual pagar yang kokoh…, tapi saya tak menjamin, ketika pagar itu sudah dipasang akan terus selamanya kokoh, kalau tidak kamu jaga secara baik” jawabnya

“tapi…” ucapan saya tergantung

“selama kamu tak menjaga pagar kamu… tidak mencat, tidak membersihkan dan tidak berusaha melihat dengan baik kerusakan di pagar kamu, kekokohannya akan hilang… dan pengaruhnya adalah rumah kamu akan di datangi banyak hal yang kamu tidak sukai”

saya terdiam…

selama ini saya berpikir, pagar saya sudah cukup untuk memagari rumah saya. saya jarang menengok keadaan pagar itu hingga beberapa hal yang tak saya inginkan masuk ke rumah saya. halus sekali… awalnya mereka merusak dengan adanya karat dan lumut, kemudian pagar itu berlubang dan mereka masuk ke halaman. beberapa bahkan saya temui sudah duduk di ruang tamu saya. awalnya, saya tak mengapa, tapi tiba-tiba mereka merusak perabotan di rumah saya. lampu pecah, kursi terbolak-balik. butuh waktu yang lama hingga mereka pergi, atau kadang masih terdiam di sudut ruangan. dan butuh waktu yang lama juga ketika saya merapikan rumah saya hingga saya sadar, pagar saya memang telah rusak….
“pantas, begitu mudah mereka masuk….”
yups, saya memang tidak menjaga dan merawat pagar saya. saya lupa kapan terakhir mencatnya.

kemudian saya berkata
“baik, saya mengerti… saya ingin membeli pagar kokoh dengan kualitas yang baik”

“Ok… satu pesan saya, rawatlah… maka akan terasa damai rumahmu nanti.”

“terima kasih”

kini, saya sedang duduk di halaman. perhatian saya tak lepas dari pagar itu. kokoh  dan kuat, tapi tak menghalangi hal-hal yang baik yang datang pada saya karena pagar itu mempunyai sinyal khusus ketika ada yang menghampiri.

kemarin sempat ada benda aneh yang ingin melewati pagar itu, dan hampir terbuka dan saya langsung menghampiri…
“jangan biarkan….”ucapan saya terpotong ketika pagar itu menutup rapat… dari kejauhan saya lihat benda aneh itu pergi…
syukurlah

tak berapa lama
sebuah paket lolos masuk melewati pagar itu
isinya sesuatu yang indah…
isinya begitu menggugah..
isinya menyenangkan hati saya…

sumber gambar: http://www.astudio.id.or.id

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s