kehidupan · keluarga

Sebuah Ungkapan Cinta


Ada sisi haru dan bahagia menyelimuti hari itu. Senyuman mengembang disambut tawa dan rasa yang sepertinya pernah musnah sesaat.

 
Malam itu saya cuma bengong ketika seorang teman milis SK berkata, ”udah send ucapan milad di milis eska” dengan sebelumnya mengobrol. ”Haduh” ujar saya saat itu sambil kemudian menengok milis dengan subjek ”Met Milad, ya”. Rupanya itu baru awal. Esok paginya ada sebuah email ucapan yang panjang dari seorang adik di Sulawesi Selatan. Haru, tawa menyelimuti saya. Makasi, ya dek… makasi banget. Kemudian disusul email-email dari sobat-sobat SK. Sobat SK senasib yang namanya sama dengan nama bulan. Iya, ibarat kata, kita itu ultah satu bulan penuh, ya… hehehe… Hmm, kalau berjuta lembar gimana bacanya, Pril…😉. Tidak hanya di milis, di blog MP juga SMS dan sapaan via telepon. Makasi, ya doanya🙂
 
Ulang tahun…? ”adanya ilang tahun, mbak”.. ujar adik kelas saya di kampus. ”orang Indonesia aja tuh yang ulang tahun” Yups, tahun memang tidak berulang. Jangankan tahun, detik demi detik terus berjalan dan tidak berulang. Beda, kan antara 14 november 2007 dengan 14 november 1982. Beda kan antara hari ini pukul 12.16.48 detik AM dengan esok 12.16.48 detik…?
 
Merenung… kemudian menangis, tertawa lalu terharu. Diam lagi… hari itu umur saya mencapai 25 tahun. Cukup matang untuk menikah, cukup tepat kalau sudah jadi seorang ibu, cukup elok untuk berkarir, cukup segalanya. Lalu, saya berpikir. Siapa saya di usia ini… Teringat email sobat SK di Mesir, agar dengan hari lahir ini saya pun juga mengingat hari kematian…
 
Diam… seberapa banyak bekal yang saya himpun untuk kematian? Terima kasih sudah mengingatkan… Hari lahir bukan seharusnya dinikmati dengan hura-hura karena makin berkurang jatah usia di dunia. Mengingat kembali, apa yang telah saya perbuat sambil mengingat ucapan abang saya, ”Kalo umur panjang tapi ga bermakna gimana?”
Bagaimana dengan usia saya yang 25 tahun ini?
 
Tapi bolehkan saya bersyukur. Saya masih ada di sini di usia saya yang ke-25, saya masih anak dari orang tua saya, saya adalah adik dari mbak dan abang saya, saya adalah bule bagi tiga keponakan saya… dan saya adalah teman dan sahabat bagi semua.
 
Bolehkah saya bersyukur kalau di usia saya ini  begitu banyak cinta yang saya dapat, begitu berlimpah rezeki yang Dia beri, begitu indahnya, begitu bahagianya…
 
Di usia saya ini, begitu banyak yang terjadi. Ada harap, tangis, haru, kecewa, tawa, bahagia, lelah hingga kejutan-kejutan yang hadir…
 
Di usia saya ini, saya merasa bersyukur ada di sini. Di tengah kehampaan, kejenuhan dan keterkejutan saya pada banyak hal, saya menemukan oase.
Keindahan persahabatan dan cinta…
 
Menyadarkan saya kalau saya tidak sendiri, mengingatkan saya ada begitu banyak wajah menghampiri saya, mengenggam erat tangan saya, memeluk dan menyediakan bahunya untuk saya, mendengarkan kisah-kisah saya dan begitu banyak yang saya raih hingga saya tak lagi mampu berkata….
 
Kalian adalah anugerah cinta yang terindah buat saya… kalian sangat bermakna… terima kasih.
 
Kalian hadir ketika diri saya ingin berlari, terpuruk, terjatuh, kemudian mengajak saya merangkak meraih cahaya…
 
Kalian hadir ketika saya butuh dukungan, butuh saran, butuh jawaban untuk merangkai puzle-puzle hingga terbentuk sebuah lukisan kehidupan…
 
Kalian mengajak saya belajar… belajar pada sebuah ”Sekolah Kehidupan”.
 


5 thoughts on “Sebuah Ungkapan Cinta

  1. Duuuuh, Novi, menyentuh banget. Emang seharusnya kita lebih banyak mengingat mati dan kebaikan semua orang yang telah kita dapat di bandingkan merenungi dan menangisi apa yang belum kita dapatkan

    1. ungkapan cinta ga semata-mata cinta itu saja, tapi banyak cinta…
      ungkapan cinta ga hanya di bibir, tapi justru lebih kepada tindakan🙂

  2. expression of love is not merely love, but a lot of love …
    expression of love not only on the lips, but even more to the action:)

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s