berpikir · hikmah · kehidupan

Akhir Cerita

Aku suka bagian akhir cerita itu. Aku akan diam dan menghayatinya, menikmatinya, sambil mengusap air mataku karena terharu. Aku biarkan diriku tersenyum dalam damai. Aku biarkan diriku merasakan indahnya cinta, damainya kasih dan bahagianya mengakhiri setiap episode dengan sempurna.

***

Pada awal cerita memang banyak ditemukan kerumitan. Banyak hal yang mengagetkan dan di luar dugaan. Di kepalaku selalu timbul banyak pertanyaan hingga tengah cerita.

Kemudian, satu-satu mulai menunjukkan wujudnya. Satu-satu mulai mengaku telah membangun dinding yang tebal di sana, mengecat tembok yang satu lagi, merusak pagar, dan menaruh paku di halaman hingga ban mobil kempes.

Aku masih terdiam saat itu, tapi perasaanku ingin marah. Sebuah tangan menyentuh pundakku. Kutatap wajah teduhnya, seperti tersirat sebuah kata di sana, sabar…

Yah, kemudian segalanya berjalan sesuai skenario. Semua terpaku, tertegun, menatap kebahagiaan, mimpi dan cita-cita yang digantungkan bocah-bocah kecil itu. Pelangi nan indah mewarnai layar di hadapanku.

Aku menarik napasku perlahan-lahan. Kubiarkan diriku terbang mengawang, menghirup udara segar, kemudian tersenyum. Kini, aku telah sampai bagian akhir cerita.

One thought on “Akhir Cerita

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s