Tak Berkategori

SELAMAT TINGGAL

Sederet huruf itu hadirkan pilu
Mimpi-mimpi buruk kemarin sore

Sekelabat bayangan menyeruak
Kisah lampau yang kini bangkit…

Kutahu syukurku hari ini
Kutahu segala yang jadi mimpi-mimpiku
Kutahu kebusukan hati
Kutahu semua harus mampu kuhadapi

Tak akan sanggup aku hadir
Dengan paksaan
Ketegaran yang tak mampu kuciptakan
Senyuman getir kebohongan

Duhai kawan
Aku bukan malaikat
Atau bidadari
Aku hanya manusia
Yang mampu sakit dan ingin mengobati

Kau pernah lihat binar cinta di mataku
Kau pernah tatap bola mata harapku
Kau lihat juga mimpi indah dalam mataku

Lalu
Kau pernah lihat tangis sepi di mataku
Kau pernah tatap kemarahan di mataku
Karena itu yang kaupilih

Selamat tinggal
Peti itu sudah aku siapkan
Segala tentang dirimu kumasukkan di dalamnya
Kukubur dalam tanah terdalam
Hingga tak mampu bangkit lagi dalam ingatan

Pintaku…
Jangan kau gali lagi
Jangan kau keruk lagi

Tak cukupkah air mata ini
Tak cukupkah kau  menyayat hati ini

Jangan menoleh
Jangan pernah datang lagi
Biar aku menangis keras
Memakimu kasar…

Penjelasanmu tak akan menjawab
Kata-katamu cuma mutiara palsu

Cinta datang padaku
Harapan kutanam..
Benihnya kusemai
Kusiram dengan kasih dan perhatian

Kamu datang dengan seenaknya
Mematahkan satu demi satu ranting
Membabatnya…
Menggali tanahnya,
Mencabut akarnya

Selamat tinggal

JULI 2008

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s