Tak Berkategori

ANTARA SEPEDA DAN MOTOR

PRIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIIT….

Akhirnya, kena, deh

setelah perjalanan kuliah bolak-balik dengan mengendarai motor, hari itu aku kena razia. Hiks…

Saat itu  blank, yang terpikir kok bisa-bisanya polisi segini banyak nangkring di jalan ini. Jalan yang sudah biasa aku lewati ketika berangkat kuliah. Kalau pulang jalurnya beda lagi, hehe…

Kenapa kejadian razia itu datang ketika aku sedang terbutru-buru. Jam kedua aku harus presentasi, tas penuh dengan laptop, fotokopian, dll yang berat, serta jam sudah menunjukkan pukul 1 lewat. Padahal masuk kuliah pukul 1😀, hehe…

Sampai di kelas, aku lemas. Syukurnya, sang dosen baru masuk kelas. Itu pun dosen pengganti, dosen utama tak bisa hadir. Tapi, emang dasar dari awal ga konsen, kepalaku menerawang entah ke mana saat kuliah.

Sempat curhat ke teman kalau aku baru saja kena razia… Pertanyaan standar… “emangnya ga punya SIM” dan cuma bisa aku jawab “Emang”😀 dan akan berbalas kata: “Pantesss”, hehe…

Padahal sebelumnya, sempat mengobrolkan daerah mana aja yang rawan polisi, hehe😀 dan memang beberapa kali aku menghindari si polisi di jalan. Rasanya deg-deg gimana gitu kalau lihat polisi, hehe… *lebai, ga, sih😀

***

“Emangnya umur berapa, sih?” tanya salah satu teman beberapa hari setelah kejadian dan topik razia masih jadi perbincangan hangat

“17 tahun” jawabku iseng

“Ooooh” ujar temanku percaya…😀 konon katanya melihat wajahku yang masih imut-imut ini, hihihi… *dilarang protes, ini kisah nyata😀

Huaaaa, angka 1-nya diganti 2, bu😀

Di lain kesempatan, seorang teman dengan polosnya bertanya

“Lo kan naik sepeda, kok bisa kena tilang?”

GUBRAKS

Naik sepeda dari Pondok Kelapa-Rawamangun? Bisa gempor tuh kaki, belum lagi, apa bannya bisa bertahan, hehe…

Tapi, wajar juga, sih, temanku ini lebih ngeh lihat aku naik sepeda dibanding naik motor. Aku lebih memilih naik sepeda ke suatu tempat yang sebenarnya bisa lebih cepat dengan naik motor.

ANTARA SEPEDA DAN MOTOR

Aku baru bisa naik sepeda dan menjalankannya itu sekitar kelas 5 SD. Telat ya? Emang. Teringat mitos saat belajar naik sepeda itu, kalau belum jatuh, belum bisa… Alhamdulillah, aku ga perlu memercayai mitos itu sampai akhirnya bisa meluncur dengan sepeda. Saking senangnya mata pun ditutup, hehe.. *senang apa norak, sih?😛

Kalau mengendarai motor, kira-kira aku bisa jalanin itu sekitar kelas 2 SMP, saat bapak membeli motor bebek. Wuiiih, yang ini lebih seru, tentunya tanpa mitos harus nabrak atau jatuh dulu, hehe…

Suatu hari, ketika aku merasa sudah bisa menggunakan motor, aku pergi ke rumah teman yang agak jauh. Temanku pun mengajak jalan-jalan hingga akhirnya sadar bensin habis. Aku memboncengi temanku memberanikan diri menjelajahi jalan yang agak besar. SURPRISE… tepat di belakangku, bapak dengan motornya ikut mengantri beli bensin juga… Oow aku ketahuan, hehe…

Sebenarnya agak-agak takut juga, sih, tapi saat itu, aku ga kena omel😀. Bapak justru membayarkan bensin yang aku beli. Selanjutnya, alhamdulillah, untuk ke beberapa tempat bapak sudah cukup percaya.

Selanjutnya, ketika beranjak besar aku sendiri tidak begitu tertarik melakukan perjalanan jauh dengan motor. Wuiih, jalanan terlalu seram, belum lagi, di motor jelas-jelas ga bisa tidur, kecuali kalau dibonceng kali, ya, hehe.. So, aku juga enggan membuat SIM sampai razia kemarin. Ibu sudah tak mengizinkan lagi aku memakai motor abangku sebelum aku punya SIM. hiks😦

So, saat ini yang masih menemaniku adalah sepeda mini biru yang aku beli setahun lalu. Sepeda mini yang telah menemaniku belanja, jajan, muter-muter kompleks. Selama jarak masih memungkinkan dengan mengendarai sepeda, aku lebih memilih memakai sepeda walau harus berdampingan dengan motor dan mobil… aku akan minggir-minggir…

Syukurnya, lingkungan kompleks perumahan menunjang para pengguna sepeda. Tak jarang, ketika berjalan-jalan dengan sepeda, aku berpapasan dengan pengguna sepeda lain. Paling banyak adalah anak-anak, hehe… Pernah juga malah balapan sama murid TPA-ku, hehe…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s