Tak Berkategori

B.U.L.E.T.I.N

Setelah perbincangan kami malam itu, akhirnya diputuskan tidak ada pesantren kilat tahun ini. Diganti dengan acara lain yang tak kalah seru. Selama tiga pekan di bulan Ramadhan akan ada beberapa kegiatan. Setiap Jumat kami akan nonton bareng. Setiap Sabtu ifthor sambil sharing bareng anak remaja dan setiap Ahad kami akan belajar bareng. Dari mulai gimana cara bikin email, blog, belajar ma-fi-a (matematika-fisika-kimia) dan banyak lagi. Intinya segala hal kegiatan yang mengajak anak-anak dan remaja untuk aktif di masjid.

Sebagai awalan, aku ditugaskan membuat buletin berisi jadwal imsakiyah, poin-poin tentang Ramadhan dan info kegiatan remaja masjid. Esoknya akan disebarkan saat Jumatan. Karena jadwal imsakiyah yang aku temukan tidak bisa dibuka dan waktu sudah cukup mepet aku hanya menampilkan dua artikel dari situs internet, ucapan selamat menunaikan ibadah Ramadhan dan info kegiatan setiap Jumat-Ahad.

Sekitar pukul setengah 12, buletin selesai di-print sebanyak 50 copy. Aku kembali menghubungi temanku. Aku diminta mengantar langsung ke masjid. Jamaah sholat Jumat belum terlalu banyak. Aku berputar menuju depan masjid mencari temanku, hingga setelah menelepon lagi dan memutuskan mengantarkan buletin itu ke rumah temanku. Aku tak enak kalau langsung menaruh di masjid. Pertama, keadaan masjid sebagian besar sudah dihuni kaum Adam. Kedua, buletin ini sasarannya remaja, jadi biar temanku langsung memberikan pada sasarannya.

Aku biasa saja hingga kemudian aku mengingat, ada sesuatu yang mirip pengulangan dalam hidupku yang aku rasakan.

Aku pernah melakukan ini. Mendatangi masjid jelang Jumatan, membawa buletin dan meletakkan di berbagai sisi pintu masjid. Dulu… entah kapan terakhir kali aku lakukan.

***

Tempelate buletin sudah tersedia. Aku menempel-nempel artikel itu setelah memotongnya. Menyesuaikan dengan tempelate yang ada dan merapikan kemudian. Setelah jadi, bapak akan menggandakannya dan ketika Jumatan akan ditaruh di masjid. Semua dijalankan secara tradisional dan rutin hingga buletin dengan cetakan yang lebih baik menggantikan buletin itu.

Hari ini aku sadari. Apa yang aku lakukan saat ini tak beda jauh dengan apa yang bapak lakukan. Bedanya, tempelate-ku ada di komputer, aku tinggal mengatur, menatanya dengan baik dan mencetaknya dengan printer.

Sebenarnya ini bukan yang pertama, sebelumnya beberapa kali aku membuat buletin untuk Rohis di SMU. Tidak rutin karena menyesuaikan dana yang kami miliki. Kadang dana dari alumni, kadang dari Rohis. Sempat aku meminta salah satu siswa di sana untuk mengajukan ke sekolah, tapi belum ada follow-up hingga hari ini.

Hmmm, mungkin hal ini adalah hal biasa, cerita biasa, tapi tidak buatku. Aku merasa lagi-lagi aku diingatkan kepada sosok bapak. Hal sederhana yang dulu beliau lakukan begitu membekas dan tanpa sadar aku ulangi.

Tidak hanya tentang buletin, ketika aku mengajar TPA, ketika aku kuliah, ketika aku menulis, hingga ketika aku sholat. Saat beliau masih ada tak jarang bapak menjadi imam sholat bagi kami. Beliau selalu mengutamakan sholat jamaah. Sebagai anak kecil yang agak malas, terkadang aku menghindari sholat jamah bareng bapak, abis suka lama, sih, hehe. Tapi, siapa sangka, aku justru terkenang hingga hari ini.

Yah, lagi-lagi aku merindukan sosoknya… Sosok yang meninggalkan jejak-jejak yang tak pernah aku lupakan. Jejak-jejak yang dengan sadar dan tanpa sadar aku ikuti…

Ya Allah, tempatkan bapak di surga-Mu, ya Allah, aamiin

Ya Allah, moga kami mampu menjadi amal yang tak terputus bagi orangtua kami, aamiin…

6 Ramadhan 1430 H

~Ramadhan ke-6 tanpa Bapak~

8 thoughts on “B.U.L.E.T.I.N

    1. udah lama😀
      tapi kembali dihidupkan😀
      hehe…
      lagi senengnya nulis di sini aja, hehe

      kok bisa tiwi lari ke sini?😀

  1. senangnya masih diinget sama mba novi (^^,)
    utang apa tuuu???
    mba, tiwi lum lama bisa putu bareng lhooo sama bunda asma nadia pas launching buku barunya di gramedia matraman
    nah tinggal putu bareng plus minta tanda tangan mba novi nii yang belum😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s