Tak Berkategori

Nulis Diary: Bukan Sekadar Curhat ^^

Tergelitik dengan obrolan seorang teman via YM beberapa waktu lalu tentang menulis diary di internet. Teringat juga dengan obrolan via YM dengan teman lain yang juga bertanya seputar kepenulisan. Menulis tergantung mood, menulis kudu begini dan begitu hingga akhirnya tidak jadi menulis. Sampai akhirnya, saya melihat teman saya menulis. Diary yang cukup indah, lengkap dan ada semangat berbagi di sana, tapi dia kembali bilang, “Ini cuma coret-coret”. Lho, kok.

Sebenarnya tulisan apa sih maksudnya? Menulis harus bagaimana, sih? Apa ga boleh berbagi cerita dalam sebuah tulisan atau blog? Hmm… kemudian kami melanjutkan diskusi.

Teman saya itu mengatakan bahwa intinya kita menuliskan hal apa yg menurut kita berkesan pada suatu hari, terus apakah hal itu positif atau negatif atau biasa saja. Yah, saya setuju, setuju… tapi tidak pakai manggut-manggut karena pastinya dia tidak melihat, hehe.

Kemudian, saya menambahkan kalau tulisan itu mungkin saja berguna bagi orang lain. Entah itu sebagai informasi, entah hanya selingan karena ada cerita atau gambar (ilustrasi atau foto) lucunya. Maksudnya sih, biar semangat berbagi tetap ada di sana.

Bukankah banyak dari kita bisa saling mengenal lewat dunia maya lewat sebuah tulisan. Sarana komunikasi yang paling penting tentunya. Misalnya, lewat blog di Multiply, berapa banyak orang yang bersahabat, berjumpa dan kopdar lewat blog ini. Ikatannya sangat kuat dan terkadang mereka yang di multiply lebih tahu kondisi seseorang daripada teman dekatnya sendiri. Yah, banyak orang lebih nyaman dan merasa aman untuk “curhat” atau meminta pendapat lewat tulisan dibanding secara langsung.

Selain itu, banyak milis yang memfasilitasi para anggotanya untuk saling berbagi. Ada sarana untuk ‘curhat’ atau tanpa ada aturan yang pasti kita bebas ‘berbagi’ apapun itu. Jangan salah, dari hal yang katanya hanya diary, banyak orang mendapat manfaatnya, dibanding mungkin dengan himbauan atau ceramah yang lebih terkesan menggurui. Saya bukannya tidak setuju ada tulisan dalam bentuk ceramah atau himbauan, tapi jangan juga salahkan kami yang bermaksud juga untuk menyebar kebaikan dengan tulisan ringan kami berupa diary.šŸ™‚

Bahkan sekarang ini banyak tulisan berupa diary yang dibukukan. Berapa banyak buku yang memuat tulisan tentang pengalaman pribadi, dari yang lucu sampai sedih. Dari sekadar curhat patah hati, pengalaman saat ramadhan, lebaran, cerita seputar perkantoran dan masih banyak lagi. Pengalaman nyata itu menjadi pelajaran yang berharga buat pribadi juga buat orang lain. Belum bisa nulis sendiri, banyak sarana yang juga mengajak nulis diary bareng-bareng dalam sebuah antologi.

Selain itu, dari diary sahabat-sahabat kita di milis atau blog-blog, kita bisa mendapat banyak informasi, dari mulai ada baiknya tidak makan di suatu tempat yang pelayanannya kurang, ada perusahaan yang kurang baik pelayanannya ^^, dan ternyata film yang lagi booming dan layak tonton sedang tayang di bioskop atau kisah ringan pertemuan dengan anak jalanan, atau sekadar cerita ringan lainnya.

Kalau menurut kita tulisan itu bermanfaat dan layak untuk dibagi kenapa tidak?

Yup, nulis diary bukan sekadar curhat ^^

2 thoughts on “Nulis Diary: Bukan Sekadar Curhat ^^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s