Tak Berkategori

SETAHUN KEMARIN

Setiap orang punya rencana dalam kehidupan, termasuk bagi orang yang katanya, hidupnya itu mengalir bagai air.  Menurut saya, setiap kita punya rencana karena otak memprogram segala sesuatu yang akan dikerjakan oleh anggota badan kita. Rasanya aneh, menjalani hidup tanpa ‘mengajak’ otak berpikir yang kemudian ‘memerintah’ anggota tubuh bergerak.

Niat, tekad dan kemauan menjadi bagian dari rencana. Banyak hal dari A sampai Z  ada di dalam segudang rencana kita. Setelah dievaluasi begitu banyak yang gagal dan muncul banyak hal juga yang tidak sesuai rencana. Itu biasa katanya… toh manusia hanya bisa berencana…

Manusia menjalani apa yang bisa dijalani, berusaha dan berdoa meminta kepada-Nya. Suatu sore di sebuah masjid kampus, teman sekelasku menasehati sahabatku. “Tulis dengan pensil rencana-rencana itu dan kasih penghapusnya kepada Allah” Mungkin kita sudah pernah mendengar kalimat itu dengan berbagai redaksi dan pilihan kata.

Itulah yang sedang saya pikirkan sekarang. Saya coba mengevaluasi belakangan ini. Aaah, tidak usah jauh-jauh, dari dekat saja, yaitu setahun belakangan ini. Banyak yang tiba-tiba dan spontan saya jalani karena saya tidak mau hidup saya statis… Saya ingin bergerak, tapi ternyata tak bisa selalu berlari

Masa setahun kemarin begitu penuh warna… Banyak hal yang terjadi yang tidak saya duga. Kalau bisa mengingat-ingat, apalagi banyak benda-benda yang menjadi saksi atau jejak-jejak peninggalan dari  sesuatu yang hilang… Kalau dipikir-pikir seru juga, sih, walau mungkin saat itu saya sempat berpikir apa bisa melaluinya.

Alhamdulillah, akhirnya bisa terlewati. Akhirnya, bikin KTP juga setelah raib sebelumnya. Tabungan yang nangkring di bank kudu keluar untuk menebus Happy menggantikan Toshi yang raib diambil maling. Salah satu pengalaman yang tak terlupakan berbarengan dengan ujian-ujian lain.

Sesuatu yang hilang yang meninggalkan banyak jejak menjadi sumber pelajaran dan hikmah. Dari hal itu saya diajak untuk jadi mengenal diri saya, lingkungan di sekitar saya, sahabat, keluarga dan tentu lebih mengenal-Nya.

Yah sekali lagi, banyak yang terjadi yang memberi sejuta hikmah dan pelajaran. Memikirkannya lagi kalau sudah setahun dan saya kembali ingin melangkah lebih jauh… ingin berlari dengan berbagai pertimbangan rencana untuk satu dua tahun ini.

Saya lelah kalau harus stag memikirkan hal-hal kemarin yang tak saya dapatkan. Saya juga lelah kalau harus terlalu lama menyesali hal yang hilang dan pergi. Saya juga lelah marah-marah dan merasa bersalah dengan hal yang tak ingin saya ingat lagi. Berharap semoga saya bisa dimaafkan dan memaafkan.

Saya harus bergerak, harus terus berjalan, tidak boleh meratap. Tidak boleh diam. Tidak terlalu sering menengok kaca spion di belakang. Saya ingin mengambil banyak pelajaran dari semua itu agar lebih berhati-hati dalam melangkah… Bismillah…

SEJENAK*
novi khansa

aku akan berhenti sejenak
melihat pelangi di sana…
lukisan yang dulu pernah kubuat

akankah… kuganti
dengan yang lebih baik
atau aku biarkan…

aku akan sejenak duduk
mengingat satu-satu masa
ketika aku berlari
menangis,
terluka…

agar tak terulang lagi
masa-masa itu

agar tak perlu kurisaukan lagi
kisah-kisah yang menyayat dinding hatiku…

aku akan diam sebentar
mensyukuri nikmat-Nya…

mendapati skenario terindah dari-Nya…

subhanallah…
Engkau jadikan sakitku yang dulu
untuk obatku di masa kini

Alhamdulillah
Engkau tunjukkan kisah yang lalu
untuk syukurku malam ini

Allahu Akbar
Engkau berikan ujian itu
untuk jadikanku lebih tegar….

berjuta yang membahagiakan
kenapa tertutup dengan yang menyakitkan…

Ya Allah ajarkanku bersyukur
Ya Allah ajarkanku berikhtiar
Ya Allah ajarkanku memeluk cita, mimpi dan asaku
hingga… tiba masanya nanti

*selamat pagi
semangat pagi
5.20 AM…

*puisi lama yang tepat saat ini kayaknya ^^
nemu di arsip Google waktu ngirimin puisi ini ke salah satu milis😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s