Tak Berkategori

Belajar dari Mereka ^_^

Makin tertarik dengan kisah mereka. Ingin memperdalam. Ingin lebih mengamati. Ingin terus meng-eksplor, kemudian menuliskannya…

Inlah cara kami makin dekat. Inilah cara kami saling berkomunikasi. Tak ada alasan baru kenal, tak ada alasan perbedaan umur. Ketika kami sama-sama berbagi ada banyak pelajaran yang diberikan. Ada banyak hikmah yang akan menaburi kami… ^_^

Masih ingat akan kepolosan Arti (bukan nama sebenarnya) ketika berkisah tentang keluarganya. Anak tunggal dengan tiga ibu…. Ada ibu, mamah (bude) dan mami (sepupu bude). Ada cerita tentang sekolahnya di Maninjau yang menyejukkan. Dekat dengan gunung dan danau, Ada hewan-hewa yang berkeliaran, salah satunya monyet berwarna orange.

Saat UAN, Arti terkena imbas tidak lulus, padahal dia adalah juara umum. Mengikuti kejar paket C tidak berpengaruh, padahal Arti sudah diterima di sebuah PTN di Jakarta. Arti sedih melihat teman-temannya yang akhirnya malah ngojek dan bekerja kasar karena tidak lulus…
Arti dan kelima temannya pun mengambil solusi sekolah lagi. Mengulang kelas 3 dengan adik kelasnya. Cemoohan, sindiran selalu diterima Arti dengan teman-temannya yang alhamdulillah mampu bertahan hingga akhirnya UN dan lulus.

Arti, banyak pelajaran dari dia…

Lain lagi dengan Nariya. Melihatnya ketika pertama kali bertemu adalah sosok yang smart dan berdedikasi. Selalu datang awal dan ternyata di balik semua itu juga ada beragam cerita. Pernahkah kamu menempati ruang kelas untuk tempat tinggal? Nariya dan keluarganya pernah. Jadi, tak aneh ketika Nariya tak pernah telat masuk sekolah. Pendidikan mempunyai nilai yang berarti bagi Nariya. Keluarga begitu menghargai pentingnya pendidikan hingga Nariya pernah merantau untuk belajar di masa kecilnya. Kemudian, bersekolah di tempat yang jauh hingga kuliah di sebuah kampus yang seperti Laskar Pelangi.

Nariya lulus 4 tahun kurang. Nariya mendapatkan beasiswa. Nariya cerdas, secerdas sikapnya ketika harus dihadapkan pada sebuah masalah. Tiga bulan lamanya, Nariya harus menunda skripsi untuk mengurus adiknya yang sakit-sakitan. Tapi, siapa sangka, Nariya tetap bisa menyelesaikan skripsi berbarengan kakak kelasnya dipersembahkan untuk adiknya tercinta yang dalam pikiran Nariya sudah mendapat ujian sedemikian berat saat masih kecil.

Pentingnya pendidikan juga yang membuat Rania (bukan nama sebenarnya) pontang-panting kuliah dan bekerja. Mungkin yang ada di otaknya, ketika memiliki uang, dia akan terus sekolah entah sampai kapan. Dukungan keluarga memudahkan Rania untuk tetap bersekolah hingga dia telah mengenyam di 3 institusi plus pernak-pernik lainnya.

Rania bukan anak yang sangat pintar. Kalaupun mendapat beasiswa, Rania harus berusaha keras. Rania juga bukan dari keluarga berlebih. Ayah Rania saja yang begitu kuat menanamkan pentingnya pendidikan dalam keluarga. Di balik kekonyolan, senda gurau yang ‘meramaikan’  suasana pertemuan, Rania punya banyak mimpi.

Sebut saja Adila, sosok ramah, penolong dan murah senyum. Tak ada yang menyangka kalau Adila itu jahil dan iseng karena Adila lebih terlihat perhatian kepada sahabat-sahabatnya.

Adila pun sama. Keluarganya begitu memerhatikan pendidikan sedemikian rupa. Setelah D3, S1, ayah Adila menawarkan Adila untuk segera mengambil S2. Satu sisi Adila pun mengambil ilmu lain yang tak ada hubungannya sama sekali dengan kuliah-kuliah sebelumnya. Saat ini, Adila masih dilema antara mengaplikasikan ilmunya dengan bekerja atau sekolah lagi…

Saya jadi makin ingin tahu mereka dengan segala latar belakang kehidupan yang seru, mengahrukan dan memberi banyak pelajaran. Ilmu seolah selalu berada dekat dengan mereka. Tak ada kekhawatiran karena pasti ada jalan.

Jadi ingat ucapan Bang Imad saat kuliah subuh di acara TV bertahun-tahun lalu. Kalau punya uang yang banyak ya sekolah lagi ^_^

3 thoughts on “Belajar dari Mereka ^_^

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s