Tak Berkategori

Hati-Hati, ya ^_^

Sebuah SMS masuk,
…………………………………………
jgn ketiduran klo di angkot

Maraknya berita kriminal di angkutan kota tak urung membuat khawatir orang-orang di sekitarku. Di antara teman-teman, keluarga, dan lain-lain, aku punya kebiasaan tidur di angkot. Pembelaanku satu, perjalanan menggunakan angkot itu lama, bisa 30 menit sampai 1 jam, bahkan lebih. Aku pernah tidur dan bangun berkali-kali, tapi belum sampai juga ~_~,  alamatnya aja di Ujung Harapan (ini beneran ada di daerah Bekasi, lho).

Jadi kalau nggak baca buku di angkot ,ya tidur, masa bengong😛 Sayang kan waktunya, hehe.

Sudah sejak lama, Ummi di Depok, kalau aku pamit pulang ke rumah, selain membekali makanan untuk perjalanan, berpesan agar aku nggak tidur di angkot. Yaelah, Mi, kayak aku mau ke mana aja, aku kan pulang ke rumah, pakai dibekalin lagi, dan nggak boleh tidur di angkot, hehe…

Angkot? Angkutan kota yang aku sebut di sini bisa berupa KWK, mikrolet, dan sejenisnya. Mobil kijang yang berisi 12 orang di dalam, dan 2 orang di samping sopir. Kendaraan ini sudah akrab denganku sejak SMP. Sesekali menggunakannya dan lebih sering ya saat kuliah di Jaksel dan Depok. Mau nggak mau, rumahku yang di ujung sana (Bekasi bukan, Jakarta minggir :p) harus mau menaiki berbagai kendaraan umum berkali-kali untuk mencapai tujuan. Kenapa nggak pakai motor? Hmm, alasan utama, aku nggak punya motor, ada punya abangku, dan aku agak tegang kalau bawa motor sendiri, kecuali diboncengin, hehe.

Aku pernah sangat menikmati duduk di sebuah angkot ketika kuliah D3 dulu. Membaca Harpot 1 yang dulu belum ngetren, menikmati susu ultra, sedikit tidur, dan kemudian sampai ke rumah. Ketiduran di angkot? Sering😛 Malah emang sengaja niat tidur, hehe. Jadi, selain baca doa dalam perjalanan dan naik kendaraan, aku juga baca doa mau tidur😀
Banyak, deh cerita di angkot yang seru-seru, halah. Tapi, cerita seru ini jauh dari yang bau-bau kriminal.😦

Selama ngangkot, efek tidur di angkot, biasa aja, sih😛 Walau pernah mengalami lensa lepas dari kacamata, tangkai kacamata yang patah, dan yang standar itu kebablasan😀 Tapi, sekarang? Aku harus lebih berhati-hati. ~_~

Yah, cerita kriminal di angkot juga pernah kudengar, sebel, miris, gregetan. Aku sendiri pernah kecopetan HP. Padahal, tu HP baru lunas T_T Aku menyadari ketika sudah kejadian. Penumpang di depanku juga ngeh setelah kejadian… Fuuuh. Aku pernah melihat langsung ada seorang ibu yang melabrak copet di sebelahnya, nggak ngaku, tapi kemudian menjatuhkan dompet si ibu dan nggak lama turun dari angkot. Eeeeh, nggak lama si copet turun, 3 teman lainnya yang posisinya seperti diatur pun ikut turun. Eeeh, pas di jalan, aku melihat tu copet satu lagi naik angkot lain. Hadeuh.

Pernah juga, aku bertemu orang yang mencurigakan di angkot. Dia berkali-kali pindah tempat duduk. Dia sempat melirik aku yang lagi pegang HP (kalau nggak penting-penting banget, sebaiknya jangan pegang HP, deh ~_~ *jitak diri sendiri). Terus, lucunya, pas pulang aku ketemu orang itu lagi. Ajaibnya, tu angkot udah mau abis, dan lebih lucunya lagi, dia duduk mojok tepat di depanku, padahal masih banyak tempat duduk dan menyorongkan tubuhnya kayak mau ngambil tasku….. Huaaaaa. Aku langsung waspada dan bergeser. Dia? Tanpa ekspresi aja gitu… Grrr

Abang iparku pernah nekat turun dari angkot yang sedang berjalan ketika sebuah pisau menempel di lehernya. Alhasil, dia terguling-guling. Soal penjambret kalung, perhiasan rombongan ibu-ibu juga pernah aku dengar. Aku juga pernah dipalak sama preman bertato ketika di angkot. Ketemu berbagai pengamen yang kalau biasa aja sih gapapa, tapi kalau pakai ngancam-ngancam itu yang nyebelin.

Nggak aman bener, sih angkutan kota di Jakarta T_T

Jujur aja, sekarang aku nggak niat tidur lagi di angkot sesuai amanah ibu….
Aku juga mulai pilih-pilih, lebih waspada, dan tentunya selalu ingat pesan ibu untuk selalu berzikir dan berzikir.

Buat teman-teman sesama angkoters, hati-hati ya
Berikut tips yang dikumpulkan dari berbagai sumber dan dari pengalaman pribadi, silakan ditambahkan ^_^
1. Pilih angkot dengan kaca  jendela yang bening
2. Pilih yang jumlah penumpangnya agak banyak, tapi hati-hati kalau di dalam angkot hanya ada 3-4 cowok. Ups, bukan gender, eh, tapi ati-ati aja, piss😛
Aku belakangan agak parno kalau ada 3-4 cowok naik angkot, selain nggak lazim dan wajah mereka mencurigakan. Pokoknya waspada aja.
3. Perhatikan tangan orang yang duduk di sebelah Anda. Kalau nggak pada tempatnya, curigalah, kali aja lagi jalan-jalan merogoh tas Anda.
4. Jangan bengong
5. Jangan juga gampang teralih, ada aja orang yang berusaha mengalihkan kita dengan tiba-tiba muntah, dll
6. Waspada ketika ada orang baca koran di angkot, angkot sempit, bukanya lebar-lebar lagi. Pernah kejadian tu orang sedang usaha nyopet.
7. Kalau ada yang tiba-tiba minta tolong buka jendela, padahal dia di tengah. Curigai itu… Bukain aja jendelanya, tapi tetap waspada sama barang bawaan Anda. Atau bisa aja dia yang buka jendela, dan otomatis mata Anda teralih, sekali lagi, jaga barang bawaan Anda. (ini modus pas aku kecopetan T_T).
8. Perhatikan jalan dari tempat naik angkot sampai tujuan, jangan sampai nggak sadar kalau dibawa muter-muter.
9. Yang pastinya baca doa sebelum naik dan zikir selama dalam perjalanan.
10. Hati-hati kalau tidur di angkot. ^_^ *jujur aja, aku juga kadang masih tidur, tapi sekarang udah berusaha untuk nggak.
11. Hati-hati menggunakan HP di angkot…
12. Intinya WASPADA WASPADAAAAA…

Hati-hati, ya ^_^

 

gambar dari sini

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s