fiksi

[FF] SATU KATA

Ponselku berdering. Kulihat nama yang sama berkali-kali meneleponku. Sekali, dua kali, tiga kali hingga sebuah SMS masuk,

 

“ANGKAT.”

 

Mau tak mau aku menjawab ketika lagi-lagi ponselku berdering. Berisik.

 

“PULANG,” ujar laki-laki di seberang sana.

 

“Ya,” jawabku malas-malasan.

 

“PULANG.”

Kini, suaranya terdengar lebih keras dan tegas. Ingatanku menerawang ketika hari Sabtu di tanggal 1, tepat pukul 1 siang. Orangtuaku yang tinggal satu meneriakiku dengan SATU KATA.

 

“PERGI,” teriak wanita tua berkursi roda itu. Matanya menatapku tajam. Getir.

 

Aku raih ranselku, menatapnya dengan kemarahan yang tak kalah dengannya.

 

“Baik,” ujarku pelan.

 

Aku langkahkan kakiku tanpa berucap.

 

Aku tak ingin membalikkan badan untuk melihatnya. Pasti dia sedang menangis.

 

“Aku nggak mau pulang, Kak,” ujarku lebih panjang dari biasanya. Yah keluargaku dikenal irit bicara. Lebih dari satu kata berarti MENGALAH.

 

“Mama,” ucapnya sendu

 

“Kenapa?”

 

“Pulang.”

 

Curang, rutukku dalam hati. Kakak pasti pelit bicara. Awas saja, kalau dia tak mau mengalah juga untuk mengucapkan lebih dari satu kata, aku tak akan pulang.

 

“Pulang, pulang, pulaaaaang,” ujar suara laki-laki itu menggelegar.

 

Aku tertawa terbahak-bahak mendengarnya. Yeah, mengulang kata yang sama sebanyak tiga kali berarti sudah SANGAT KALAH. Hahaha.

 

“Apa alasanku buat pulang?” tanyaku perlahan. Aku sudah mulai bosan dengan kekakuan keluarga kami.

 

Hening.

 

Tak lama, aku dengar suara wanita.

 

“Rindu,” ujarnya pelan.

Hanya satu kata, tapi membuatku meneteskan air mata.

 

“Mama,” ucapku.

 

“Sayang, Mama rindu,” ujarnya terdengar tulus untuk pertama kalinya dalam hidupku. Orangtuaku satu-satunya itu mengucapkan lebih banyak kata dalam hidupnya.

 

“Aku juga rindu sekali padamu, Ma. Aku akan pulang,” ucapku menangis.

 

“KALAH,” ucapnya terkekeh.

 

 

======

Jumlah kata: 250

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s