kenangan

KEMBALI

Seindah apa pun di sana, aku harus kembali ke rumahku. Tempat lahirku, juga tempatku dibesarkan. Tempatku belajar, juga tempatku mencari penghidupan.

Banyak hal yang kudapat selama perjalanan. Ada seru, haru, bahagia, sesal, sedih dengan satu demi satu perjumpaan sesaat.

Aku masih ingat tawanya, mengajakku bermain gunting-kertas-batu dengan ceria. Aku masih ingat cerita-cerita perjuangannya dari seorang yang telah lama di sana, tapi baru kutemui kemarin. Aku juga akan mengingat setiap jejak menyadari sesuatu yang pernah terlupa. Nasihat-nasihat yang mengalir dari mereka.

Terekam jelas tempat-tempat yang kusambangi. Jalan senyum bahagia, mushala yang punya banyak kegiatan, bocah-bocah ceria yang akan mengaji TPA, sisa-sisa lahar panas merapi, masjid tempat aku dan teman-teman shalat setelah pergi dari satu pengungsian ke pengungsian lain, sungai itu, rumah pohon, gubuk baca, TPA, masjid yang di depannya terhampar lapangan luas, dan masih banyak lagi.

Kini, aku harus kembali
menyusun keping demi kepin mimpi
Mencatat seribu inspirasi
Untuk kembali menepišŸ™‚

Moga suatu saat nanti
Mungkin aku akan di sini
Atau di tempat lain nan indah…
Ketika kicauan burung terdengar merdu
Gemericik air mewarnai pagi
Hamparan sawah di sana-sini…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s