berpikir · puisi · renungan

Menginjak Hari Esok

Waktu itu akan datang
Sempat tidak sempat aku mengingat
Ketika aku memilih ingin lebih banyak diam
Merenungi apa saja yang terjadi selama ini

Tiba-tiba air mata itu jatuh
Tanpa aku bisa mencegah

Apakah karena
Mengingat-ingat segala sesal
Pilu, dan harap tak sampai…

Aah, bukan…
Bukan itu
Air mata ini haru
Mengingat rasa syukurku

Atas semua yang telah terjadi
Dan semua yang masih jadi mimpi…

Nikmat-nikmat itu, kawan
Nikmat yang tak pernah habis
Dia limpahkan…

Kisah-kisah itu, sobat
Yang mengajarkanku banyak hal…

Moga hari esok lebih cerah
Lebih indah… untuk selalu kusyukuri
Walau selalu pasti
Kerikil, batu, dan segala penghalang
Tak jemu hadir di sepanjang jalan…

Moha hari esok
Membawaku akan banyak makna
Hidup dan kehidupan🙂
Sekarang
dan di akhirat nanti

-sebuah renungan untuk hari nanti di saat syukur atas umur dan berkah yang tak pernah berhenti Dia beri-

One thought on “Menginjak Hari Esok

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s