puisi

Pada Malam Tanpa Bintang

Blog Entry

Memandang mata jernih itu
Seolah menginginkan kebenaran
Lewat pertanyaan demi pertanyaan yang mengusik…

Ada apa denganmu?

Sungguh, aku tahu ada sesuatu yang sepertinya membebani pikiranmu…

Sungguh, ada garis-garis kekecewaan

Ada tangis yang tak selesai
Ada marah yang tertahan

Jangan larut,
Pada sesuatu yang menyakitimu
Pada banyak hal yang menghalangimu

Jangan ikuti,
Sesuatu yang bukan kamu
Bukan dirimu yang kautahu, yang kaupahami

Jangan mau disesali
Jangan menyesali yang tak patut disesali ketika kamu sudah yakin mampu menjalani…

Jangan mau kalah dengan kepalsuan
Jangan menangis lagi untuk yang tak perlu kautangisi…

Jangan dengarkan kebusukan
Jangan hirup bebauan menyakitkan itu
Jangan lihat lagi…
Jangan menangis lagi,
Untuk sesuatu yang tak perlu kautangisi…

Lupakan
Segala hal yang memang perlu kaulupakan
Jangan biarkan mengisi ruang di hatimu

Lupakan segala prasangka itu
Lupakan…

Ingatkan…
Siapa dirimu…
bukan dengan ketakutan..
bukan dengan kemalangan…
Tapi dengan cinta-Nya

Bertahanlah
Seperti azzammu…

Bertahanlah…

Bertahanlah

Dan
Terus berusahalah…

Berjalanlah

Jangan menyerah…

— untuk sahabat,

Pada malam tanpa bintang —

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s