berpikir

Hanya sebuah ceracauan

Blog Entry Hanya sebuah ceracauan Feb 17, ’12 11:55 AM
for everyone
Ini hanya masalah sudut pandang. Bagaimana melihat sesuatu dengan lebih baik. Ini bukan tentang gelas yang setengah kosong, bukan juga telur setengah mentah. Akan tetapi, gelas ini setengah isi dan telur itu setengah matang.

Tidak akan sama memang keadaan. Dan rasanya terlalu naif bila kubilang keadaan sesuai harapanku pada awalnya. Betapa menangis menjadi teman beberapa waktu terakhir yang tak ingin pergi walau tawa dan bahagia tak pernah ingkar hadir dalam bentuk kehangatan persahabatan dan keluarga.

Ini bukan tentang bagaimana aku mencapai suatu tempat yang aku impikan dan perjalanan yang menjadi berkah. Kesempatan mendapatkan kabar dan berbagai hal itu saja sudah mewarnai hari-hari yang subhanallah membuatku berpikir dan menganalisa berbagai hal. Siapa menduga, waktu yang berjalan begitu cepat tak seiring sejalan dengan progres yang melamban.

Di waktu yang nyaris bersamaan, berbagai keadaan ‘menyeretku’ untuk ‘melupakan’ kesempatan demi kesempatan itu. Dan kemudian, berbagai hal ‘membantuku’ untuk menyadari banyak hal. Yah, seperti mengajakku menata ulang, mengkaji, dan mencoba lebih sabar dan bijak atas berbagai hal yang terjadi.

Terus bergerak, apa pun yang terjadi. Tak pedulikan remeh temeh, perlakuan tak adil ataupun segala bentuk bentuk ‘diremehkan’ dari yang tak perlu. Buktikan bukan dengan nafsu dan emosi kalau mampu. Buktikan karena memang seharusnya dilakukan karena sebuah komitmen.

Ini bukan soal pandangan atau penghargaan dari manusia. Ini lebih besar dari itu dan harusnya bisa menjadi perhatian lebih buatku. Ketika komitmen sudah dilakukan, jalani, dan terus bergerak. Dan hanya kekuatan, rahmat, karunia dan ridha dari-Nya, aku mampu.

Buktikan setiap tetes air mata yang keluar bukan sekadar kelemahan. Tetesan air mata yang menjadi saksi bahwa dalam keadaan apa pun, harus yakin memberikan yang terbaik. Tak ada yang salah dari berbagai kejadian. Ini sudah skenario indah dari-Nya. Tak akan habis kisah bila terus mencari keburukan dan kelemahan. Betapa banyak nikmat yang harus disyukuri dan betapa pelajaran dan hikmah adalah proses pendewasaan. Luka dan sakit pasti ada, tak perlu lagi memandang bekasnya hingga lupa. Karena sebenarnya, selalu ada cara untuk memperbaikinya.

Just do itšŸ™‚

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s