Tak Berkategori

Hei Sahabat

Pernah aku menyadari, aku kehilangan seorang demi seorang teman… sahabat.

Dan aku dapati diriku dalam kebingungan, kenapa ia pergi?

Lalu, kudapati diriku pun pernah pergi begitu saja…

Tanpa aku pun memberi alasan kenapa?

Aaah, begitukah…. 

Apa sama denganmu sahabat apa yang kurasa?

Lalu, akan ke mana ukhuwah itu?

Aku pandangi kamu dari jauh yang tak mau lagi membalas sapaku? Hingga aku pun tak pernah tahu apa salahku?

Ketika aku “pergi” begitu saja dari kehidupan temanku… dan dia tak bertanya, aku ambil kesimpulan aku memang tak “berharga” baginya. 

Tapi, ketika sahabatku pergi dan aku pun bertanya… dan kau tak sedikit pun menjawab, padahal kau benar-benar berharga di mataku. 

Kadang, ada langkah-langkah orang lain yang entah mungkin karena itu, dan kau lebih memilih menjauhiku, atau kecenderunganku akan sebuah lembaga, atau memang sudah terlalu busuk lembaga itu, dan atau perbedaan prinsip hingga kau lupa kita pernah bersama berhari-hari, bahkan….

Ini bukan tentang 1, 2. 

Tapi tentang beberapa yang “pergi”, dan aku tak berdaya lagi ketika mereka menolak uluran tanganku ini.

Kini, aku cuma bisa mendoakan…. kebaikan untukmu dan semoga saja kalau ada yang tak berkenan, aku dimaafkan walau mungkin aku sudah dilupakan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s